Minggu, 24 Januari 2021

Puisi "“Suara Hati Untuk Dua Malaikat Tanpa Sayap”

 



“Suara Hati Untuk Dua Malaikat Tanpa Sayap”

Karya: Aprilia Azizah

 

Ibu,

Meski segala lara yang kau rasakan,

Tak pernah kau tampakkan

Namun aku tahu,

Ada ratusan duri yang menusuk

Dalam setiap sudut hatimu.

Ayah,

Meski banyak lelah yang kau sembunyikan

Namun aku begitu melihat setiap perjuanganmu

Dalam kerut kulitmu dan tiap tetes keringatmu

Ayah….. Ibu…..

Meski aku tak selalu bersama kalian,

Namun hati dan cintaku

Hanyalah untuk kalian

Aku tetaplahh putri kecilmu

Yang dulu kau timang-timang

Dalam buaian hangat kalian

Ayah…..ibu…..

Menjadi anak rantau begitu berat bagiku,

Aku harus menahan ribuan, jutaan,

Bahkan rindu yang tak terhingga dalam benakku.

Aku merasa hari-hariku berat,

Tanpa ada kalian disisiku,

Tapi aku yakin,

Kalian selalu mengiringiku dengan bait bait do’a.

Ayah, ibu

Ada banyak hal yang ingin ku ceritakan padamu,

Tentang kisah pahit manis hidupku disini,

Namun rasanya, semua yang kurasakan,

Tak sebanding pahitnya dari perjuangan yang kalian lakukan

Kalian berjuang, demi masa depanku

Dan mengharapkan selalu kesuksesanku

Tapi terkadang, justru aku disini yang lalai,

Tak memikirkan bagaimana sulitnya kalian disana

Maafkan aku ayah, ibu,

Karena sering melalaikan tugasku sebagai seorang anak,

Maafkan aku, karena belum belajar dengan sungguh-sungguh

Seperti yang kalian pinta padaku

Terimakasih ayah, ibu

Atas segala kasih dan sayang yang telah kalian curahkan padaku.

Ayah, ibu,

Aku disini merindukan kalian

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“Pengaruh Ideologi Barat Terhadap Generasi Muda"

  Di era modern ini, teknologi semakin canggih yang merupakan dampak dari globalisasi itu sendiri. Budaya asing semakin mudah masuk ke bum...