“Suara Hati Untuk Dua Malaikat Tanpa Sayap”
Karya: Aprilia Azizah
Ibu,
Meski
segala lara yang kau rasakan,
Tak pernah
kau tampakkan
Namun aku
tahu,
Ada ratusan
duri yang menusuk
Dalam setiap
sudut hatimu.
Ayah,
Meski banyak
lelah yang kau sembunyikan
Namun aku
begitu melihat setiap perjuanganmu
Dalam kerut
kulitmu dan tiap tetes keringatmu
Ayah….. Ibu…..
Meski aku
tak selalu bersama kalian,
Namun
hati dan cintaku
Hanyalah
untuk kalian
Aku
tetaplahh putri kecilmu
Yang dulu
kau timang-timang
Dalam buaian
hangat kalian
Ayah…..ibu…..
Menjadi anak
rantau begitu berat bagiku,
Aku harus
menahan ribuan, jutaan,
Bahkan rindu
yang tak terhingga dalam benakku.
Aku
merasa hari-hariku berat,
Tanpa
ada kalian disisiku,
Tapi aku
yakin,
Kalian
selalu mengiringiku dengan bait bait do’a.
Ayah,
ibu
Ada
banyak hal yang ingin ku ceritakan padamu,
Tentang
kisah pahit manis hidupku disini,
Namun
rasanya, semua yang kurasakan,
Tak
sebanding pahitnya dari perjuangan yang kalian lakukan
Kalian
berjuang, demi masa depanku
Dan
mengharapkan selalu kesuksesanku
Tapi
terkadang, justru aku disini yang lalai,
Tak
memikirkan bagaimana sulitnya kalian disana
Maafkan
aku ayah, ibu,
Karena
sering melalaikan tugasku sebagai seorang anak,
Maafkan
aku, karena belum belajar dengan sungguh-sungguh
Seperti
yang kalian pinta padaku
Terimakasih
ayah, ibu
Atas
segala kasih dan sayang yang telah kalian curahkan padaku.
Ayah,
ibu,
Aku
disini merindukan kalian

Tidak ada komentar:
Posting Komentar