Jumat, 11 September 2020

Puisi "Senyum Palsu"

 

Senyum palsu

Hatiku pada awalnya seperti bunga

Yang selalu merekah

Kala melihat sekilas senyum indah

Dari dirimu yang ku damba

Kini tak ingin lagi menyaksikannya

Setelah ku tau,

Semua yang kau lakukan itu

Hanya sebuah senyuman palsu

Untuk apa kau lemparkan senyum itu

Jika hanya membuatku tersipu malu

Yang pada kenyataannya

Hatimu lebih memilih dirinya

Inikah yang dinamakan harapan?

Diriku hanya bisa terdiam

Dan hatiku pun terus menggumam

Bodohnya diriku telah tertipu

Oleh sosok dirimu yang buatku ragu

Hatiku begitu rapuh dan sendu

Terombang ambing oleh dahsyatnya badai rindu

Ku minta kau tuk berhenti di depan kalbu

Dan jangan mengetuk lagi serta menjauhiku

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“Pengaruh Ideologi Barat Terhadap Generasi Muda"

  Di era modern ini, teknologi semakin canggih yang merupakan dampak dari globalisasi itu sendiri. Budaya asing semakin mudah masuk ke bum...