“Rindu Ayah”
Karya: Aprilia Azizah
Ku
teringat pagi yang paling cerah…
Bersama
canda tawa ayah…
Menyusuri
jalan di sawah…
Sambil
mengayuh sepeda…
Burung-burung berkicauan riang…
Membuat suasana ku semakin senang…
Aku berdiri menghirup udara…
Menatap indahnya semesta…
Bersyukur
rasanya…
Bisa
menghabiskan waktu bersama ayah…
Aku
merasa seperti putri raja…
Yang
selalu saja dimanja…
Kenangan itu melesat seketika…
Mataku berbinar-binar mengingatnya…
Sedih tak bisa mengulangnya…
Pilu tak bisa seperti dulu…
Masa
kecilku kini telah usai…
Hilang
dari sebuah kenyataan
Hanya
menjadi sebuah kenangan
Yang
tersimpan dalam ingatan…
Ayah…
Aku merindukan masa-masa itu…
Bisakah kita melakukannya lagi?
Aku masih merasa menjadi putri kecil
ayah…
Ayah…
Aku
rindu tawa ayah…
Aku
rindu nasehat ayah…
Aku
rindu semua tentang ayah…
Ayah…
Aku takut melangkah kedepan
Aku takut salah jalan…
Aku takut melihat masa mendatang
Ayah,
Aku takut…
Tak
bisa menemukan sosok seperti ayah…
Tak
ada lagi orang yang seperti ayah…
Yang
sabar menghadapi semua sikapku
Ayah, jangan pergi…
Aku takut, jika ayah pergi…
Lalu siapa yang akan membimbingku?
Siapa yang akan membalut lukaku?
Ayah…
Tetaplah
bersamaku disini…
Dampingi
aku…
Tuntunlah
aku hingga menuju Jannah-Nya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar